Kabarnya, Google drive saat ini bisa dijadikan sebagai layanan hosting untuk penyimpanan data web berupa HTML, Javascript, CSS, dan file-file lainnya yang bisa diunduh.
Tapi tunggu dulu,…. soal ruang penyimpanan Google Drive belum ada klarifikasi yang menyebutkan bahwa mereka menyetujui hosting untuk file php
Kesannya lebih terlihat CDN dibanding hosting, padahal saya mengharap
file php juga didukung, berharap hosting blog bisa dipindah ke Google
Drive 
Google Drive Dukung Hosting
Dics, photo CC by Robert & Mihaela Vicol
Ngomongin soal Google drive, saat ini mereka tengah bekerja keras bersaing dengan layanan cloud lainnya, seperti Dropbox yang penggunanya sudah semakin meningkat apalagi mendukung versi mobile. Lantas, bagaimana cara menggunakan layanan Google drive sebagai hosting pribadi?
Nah, pengguna cloud storage yang satu ini ngga perlu bingung. Pasalnya Google sendiri sudah menjelaskan langkah-langkah mudah
yang bisa diterapkan pengguna. Silahkan Anda buat forlder baru dengan
nama “Public” atau yang Anda suka dan ubah visiblitiy menjadi “Public on
the web.” Langkah selanjutnya tinggal upload file HTML, Javascript, dan
CSS kedalamnya. Setelah itu ada menu preview dan nantinya akan terlihat
URL file yang Anda hosting. Gampang kan?
Beberapa praktisi menyarankan, langkah terbaik untuk me-manage web kita tak perlu menggunakan Google Drive. Pasalnya hosting disini lebih bersifat ‘public Cloud Storage‘,
bukan hosting pribadi yang lebih sulit diakses langsung. Tentunya
masalah privasi, kita juga tak ingin file-file itu diambil orang lain
dan lebih parahnya dicopy.
Permasalahan
hosting memang menjadi kendala bagi beberapa developer dan blogger.
Tapi menurut saya (sisi blogger tentunya), layanan ini justru
menguntungkan. Soalnya file-file besar seperti video dan gambar bisa
tersimpan disana, setidaknya mengurangi ruang penyimpanan hosting
pribadi yang terkadang terganjal dengan limit space.
Ada
beberapa blogger yang gemar menyimpan foto berukuran besar, mereka
tidak meminimalkan ukuran (dalam arti foto asli yang berukuran besar).
Anggapan mereka, foto ini tak hanya sebagai aksesoris posting, tetapi
juga sebagai ruang penyimpanan foto mereka. Padahal konteks penyimpanan
hosting pribadi tetap menggunakan quota, tapi… ya biarkan saja. Toh
mereka yang bayar, bukan dari kantong saya
Sampai
sekarang, saya pun masih tetap menggunakan dropbox sebagai ruang
penyimpanan online. Kapasitas 2 Giga sudah cukup kenyang untuk menyimpan
file-file penting, dan itu masih 20 persen digunakan. Soal kapasitas
besar juga diperhitungkan, bukan berarti quota internet Anda awet,
semakin besar file yang diunggah maka semakin banyak pula kocek yang
harus dikeluarkan membeli pulsa.
Tak terbayangkan, saat ini semua mendukung dan memungkinkan, tapi setidaknya kita juga cermat berfikir ‘apa yang pantas, yang mudah, yang mendukung, terlebih soal budget’.
Jadi,…
menurutmu yang hobi blogging, apa yang pantas Anda simpan di Google
Drive hosting? Video, foto, atau file pendukung themeplate? Pilihannya
bergantung pada Anda sendiri, bagaimana memaksimalkan Google Drive
sebagai layanan penyimpanan gratis sekaligus hosting, dan berfikirlah
soal privasi tetapi juga menguntungkan dari sisi ekonomis.
thx.. infonya
ReplyDeletesiiiiplah