Monday, February 11, 2013

Tampilan Youtube Baru, Desain Gabungan Google+ Dan Facebook

Kalau Anda jarang membuka tampilan Youtube, mungkin perbedaan tampilan tidak akan dirasakan, karena Google baru saja meluncurkan channel baru dengan tampilan bernuansa gabungan sosial media.
Baru-baru ini, Google mengumumkan peluncuran channel YouTube yang didesain ulang dalam versi beta terbatas. Channel ini sepertinya menampilkan gabungan tampilan YouTube, Facebook, Google plus, dan Trailer Channel. Diharapkan tampilan ini nantinya dapat memikat pengguna yang lebih banyak (selain keterbatasan bandwith yang menjadi masalah di negara kita).

Desain Tampilan Youtube Kini Berkesan Lebih ‘Sosial Media’

Desain ulang ini tidak begitu banyak mengalami perbaikan, namun Google sepertinya mengharapkan tampilan YouTube bisa semakin berkolaborasi dengan Google plus, tampilan dan nuansa yang memang diselaraskan. Dan selama ini kita sudah mengetahui, bahwa Google plus belum mampu menyaingi sosial media sekelas Twitter dan Facebook. Banyak desain-desain tampilan baru yang ditawarkan Google hanya untuk meningkatkan pengguna sosial media-nya, sayang… langkah yang diambil Google masih belum mampu memposisikan aplikasi Google plus (terlebih ditanah air).

Tampilan youtube baru

Tampilan youtube, terkesan mirip tampilan wall Facebook dan Google plus
Fleksibilitas tampilan YouTube lebih menawarkan pengguna pada channel baru yang setara dengan profil Google plus, dan memang terlihat pada desain tampilan YouTube sangat mirip dengan profil Google plus. Jadi, ketika pengguna smartphone menggunakan aplikasi mereka, mungkin nantinya tidak begitu berbeda dengan tampilan aplikasi lain, Google memang sudah berencana menyetarakan tampilan aplikasi mereka.
Setiap channel baru mempunyai ruang berbagi link yang terletak di bagian bawah kanan, pengguna Youtube dapat memilih fitur URL. Sekilas jika kita perhatikan, tampilan ini mirip dengan Facebook, apalagi jika warna icon-icon tersebut biru (untungnya Google punya ciri tersendiri).

Lantas, apakah ini salah satu strategi Google dalam menjaring pengguna baru? Kenapa mereka tidak berinovasi dengan tampilan elegan, fleksibel dan realistis? Sementara satu dari sepuluh orang saat ini (mungkin) sudah merasa bosan dengan layout seperti itu. Kalau saya ditanya dan menjawab jujur… “Bosan dengan tampilan wall berciri khas facebook”.
Sementara YouTube saat ini mampu menghasilkan tampilan optimal di semua perangkat dengan resolusi 2120 X 1192 pixel, dan kualitas video 1080HD. Menyenangkan memang, dan jaringan internet kita sejauh ini bisa dikatakan cukup baik untuk mendukung video yang terunggah di Youtube.
Yang saya tahu, pengguna Youtube sangat jarang dikalangan pengguna biasa (dalam hal ini reguler, bukan orang-orang yang mabuk sosial media). Kebanyakan masih bersandar pada aplikasi Facebook, bahkan mengunggah video didalamnya. Sayangnya pengguna Facebook banyak yang tidak mengetahui bahwa streaming video Facebook memakan bandwith lebih banyak dibanding Youtube. Alasannya terkadanga tidak sesuai, pengguna malas berpindah aplikasi dan harus melampirkan link ke halaman Facebook. Dan takut jikalau video mereka diakses publik.

Semua ini cuma satu alasan, masih banyak yang tidak mengetahui bagaimana mengakses semua sosial media dengan aman, video yang diunggah bisa dikeloksi secara pribadi, tak harus publik. Dan disinilah yang menjadi tugas berat pemilik sosial media, menjelaskan ‘Privasi’ dan ‘Publik’ di negara kita bukanlah hal yang mudah.

sumber

0 Comments:

Post a Comment