Pesawat ini akan digunakan untuk fungsi militer dan misi kemanusiaan.

Airbus Military mengirimkan dua dari sembilan pesawat C295 yang dipesan
oleh Republik Indonesia sejak Februari 2012, sesuai kontrak yang telah
ditandatangani oleh Airbus Military dan PT Dirgantara Indonesia.
Upacara
pengiriman dua pesawat C295 itu berlangsung di lini perakitan akhir
pesawat C295, yaitu San Pablo, Seville, Spanyol, dan diakhiri oleh Wakil
Menteri Pertahanan RI Letnan Jenderal (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin serta
Airbus Military Vice President Head of Programmes Light & Medium
and Derivatives, Rafael Tentor.
Kedua pesawat itu segera
dikirimkan kepada Kementerian Pertahanan RI, untuk dioperasikan oleh
Angkatan Udara RI. “Pengiriman pesawat C295 ini merupakan langkah
penting bagi kerjasama antara Airbus Military dengan industri
penerbangan Indonesia. Kami berharap untuk dapat meningkatkan kerjasama
ini di tahun yang akan datang,” kata Rafael dalam rilis yang diterima VIVAnews, Jumat 21 September 2012.
Sampai
saat ini, Airbus Military telah menjual 114 unit pesawat C295.
Terhitung ada 88 unit pesawat C295 yang siap beroperasi di 15 negara di
dunia. Untuk di Indonesia, C295 ini akan digunakan untuk fungsi militer,
logistik, serta misi kemanusiaan dan medis di seluruh wilayah
Indonesia.
Penyerahan pesawat C295 kesembilan pesanan Indonesia
rencananya akan dilakukan pada tahun 2014. Airbus mengklaim, C295 adalah
pesawat generasi baru yang ideal bagi misi pertahanan maupun sipil,
termasuk untuk patroli maritim dan misi pengamanan lingkungan.
C295
merupakan pesawat pengangkut berukuran sedang yang serbaguna dan
memiliki fleksibilitas tinggi berkat ketahanan, kehandalan, serta
sistemnya yang sederhana. Campuran kemampuan ganda antara teknologi
sipil dan peralatan militer dari C295 disebut bakal menjamin kesuksesan
bagi misi taktis.
Sumber
0 Comments:
Post a Comment