Friday, February 15, 2013

Tips Membeli Gadget Android Untuk Gaming Dengan Budget Terbatas

Android Testing | Featured




Banyak yang bertanya gadget apa yang kira-kira

pantas untuk bermain games di Android dengan harga yang tidak terlalu mahal. Memang kalau mau gampang, beli saja gadget dengan harga yang cukup mahal dan masalah selesai. Namun tidak semua orang mampu/rela membelinya sementara hasrat untuk bermain game begitu kuat dan disinilah masalah muncul.
Untuk mengatasi masalah tersebut, GameSaku ingin berbagi sedikit tips yang harus kamu perhatikan dalam memilih gadget Android untuk keperluan game. Selain model yang kiranya cocok untuk kamu, kekuatan processor, besar RAM, dan terutama GPU harus menjadi pertimbangan yang cukup matang sebelum menjatuhkan pilihan. Tapi mari kita lihat dulu bagian dari gadget yang berperan dalam gaming.

Processor

Untuk ukuran gamer, Processor bisa dibilang bukan jantung dari sebuah gadget. Tapi bukan berarti processor tidak berguna, processor tetap kamu butuhkan untuk menjalankan Operating System dan menangani berbagai proses yang tidak di tangani oleh GPU seperti pengolahan suara dan request data khususnya untuk game yang membutuhkan koneksi internet. Sebagai aturan umumnya sebuah CPU dual core 1Ghz -1,5Ghz sudah cukup menjalani game 3D terbaru dengan nyaman.

Memory

Memory adalah tempat dimana game kamu akan disimpan sementara untuk diakses oleh processor dan GPU. Mengapa tidak langsung mengakses hard drive? Well karena kecepatan memory jauh lebih cepat dibanding dengan kecepatan hard drive. Memory yang kecil menyebabkan game tidak dapat diload sepenuhnya dan ini terkadang menyebabkan crash. Memory yang lebih besar tidak berarti gamenya akan semakin lancar, yang kamu perlukan hanyalah jumlah yang tepat sehingga gamenya bisa berjalan dengan lancar.
Banyak pengguna yang masih bingung dengan Memory dan Storage sehingga saya akan jelaskan sedikit. Storage di gadget kamu berguna untuk menyimpan data secara permanen walaupun handphone dimatikan, biasanya ukuran storage berkisar 8Gb – 64Gb untuk handphone kelas atas. Storage penuh tidak berkaitan langsung dengan performa game, tapi sebaiknya tetap sisakan beberapa ratus mega supaya OS dapat berjalan dengan lancar.
Katakanlah sebuah game 3D membutuhkan 180Mb dari kapasitas Memory dan gadget kamu mempunyai 512 MB Memory, secara diatas kertas harusnya game itu berjalan lancar. Tapi yang harus kamu ingat adalah Operating System Android juga membutuhkan setidaknya 200-300 MB dan belum lagi aplikasi yang berjalan di background seperti YM, Facebook dan lain lain yang juga membutuhkan memory. Sehingga mungkin ujung-ujungnya kamu tidak mempunyai 180Mb untuk dialokasikan untuk game sehingga gamenya akan berjalan dengan sedikit lambat atau bahkan tidak jalan sama sekali.
Sebagai aturan umumnya, minimal 768Mb adalah batas terbawah untuk bisa memainkan game secara nyaman. Android dengan 512mb juga masih dapat menjalankan game, tentunya serba terbatas.

GPU

GPU adalah bagian yang terpenting dalam bermain game, pada prinsipnya GPU mirip dengan CPU namun yang diproses hanyalah yang berhubungan dengan graphic. Karena graphic adalah bagian utama dari game maka GPU yang kencang akan membuat pengalaman bermain semakin seru. GPU juga bertugas untuk mengolah efek-efek game seperti water particle, blur dan lain-lain. GPU yang lebih baik bukan hanya membuat game lebih smooth tapi juga akan membuat game penuh dengan efek. Ada beberapa tipe GPU diluar sana sehingga tidak ada aturan bakunya, tapi setidaknya Tegra 3 (atau Tegra 2 jika budget pas-pasan), Mali 400 MP dan Adreno 225 cukup untuk digunakan bermain Game 3D.
Nah sekarang setelah kita mengerti beberapa dasar dari bagian gadget yang berkontribusi terhadap kemampuan gaming mari kita lihat beberapa gadget yang tersedia di pasar.

Smartphone

1. HTC One V

HTC One V All | Screenshot
Performa Adreno 205, berada di barisan bawah dari benchmark yang dilakukan oleh GL Benchmark 2.5. Apalagi RAM yang hanya 512 dan processor single core, device ini sepertinya akan sulit untuk menjalankan game-game dengan grafis 3D. GameSaku sendiri punya pengalaman buruk dengan hp yang satu ini karena sering hang dan lambat bahkan untuk membuka pesan saja.

2. HTC Desire V

HTC Desire V | Screenshot
Walaupun memiliki layar yang lebih besar dengan kakaknya (HTC One V) namun ternyata HTC tidak memperbaiki sektor GPU dan malah memberikan spec yang lebih rendah yaitu Adreno 200. GPU tersebut 1 tingkat dibawah Adreno 205 dalam hasil benchmark yang sama.

3. Samsung Galaxy Ace 2

Samsung Galaxy Ace 2 | Screenshot
Samsung Galaxy Ace 2 mungkin bisa menjadi pilihan yang pas untuk budget yang mepet. OS-nya bisa diupgrade menjadi Jelly Bean dan kekuatan Mali 400 dan paduan RAM 768 sudah cukup untuk menjalankan game 3D, setidaknya untuk game-game sekarang.

4. Samsung Galaxy S Advance

Samsung Galaxy S Advance | Screenshot
Meskipun tidak terlalu smooth untuk menjalankan game sekelas Dead Trigger, namun keunggulan dari segi layar yang lebih besar dan juga processor yang lebih baik, bisa dipertimbangkan sebelum membeli Galaxy Ace 2.

5. Samsung Galaxy S III Mini

Samsung Galaxy SIII Mini | Screenshot
Harga paling tinggi dibandingkan dengan pesaingnya akan memberikan kamu nilai tambah dengan merasakan pertama kalinya OS paling baru yaitu Jelly Bean. Overall, spesfikasi yang diberikan tidak terlalu berbeda dengan Galaxy S Advance, hanya saja kamu akan mendapatkan memory yang lebih besar.

6. Huawei Ascend P1

Huawei Acend P1 | Screenshot
Tingkatan GPUnya berada di atas Adreno 200 dan Adreno 220 dan sedikit di bawah Tegra 3. Sedangkan untuk layar kamu akan mendapatkan layar yang lebih besar dengan ppi yang lebih tinggi. Kombinasi dengan memory 1GB juga menggiurkan, jika kamu berhasil mendapatkan diskon untuk HP yang satu ini maka P1 adalah salah satu pilihan solid.

7. LG Optimus L7

LG Optimus L7 | Screenshot
Harga yang tidak terlalu berbeda jauh dengan Samsung Galaxy Ace 2, tetapi dengan perbedaan spesifikasi yang signifikan mungkin akan membuat kamu harus berpikir 2 kali bila ingin membeli produk ini. RAM dan GPU yang rendah patut menjadi pertimbangan tersendiri.

8. LG Optimus L9

LG Optimus L9 | Screenshot
Kakaknya mempunyai spesifikasi yang lebih baik dengan harga yang lebih tinggi. Secara spesifikasi hampir mirip dengan Huawei Ascend P1, namun dengan harga yang lebih murah. Kalau sudah begini tinggal ukuran layar mana yang kamu pilih dengan model yang lebih kamu sukai.

9. Sony Xperia U

Sony Xperia U | Screenshot
Inilah gadget dengan harga termurah yang ada di list ini. Kemampuan Mali 400 dan juga Dual Core 1 GHz rasanya mampu untuk menjalankan game 3D, namun memory 512 bisa menjadi pertimbangan apakah game-game dengan grafis bagus mampu menjalankannya. Apalagi Android terkenal boros memori.

10. Sony Xperia J

Sony Xperia J | Screenshot
Saya bingung mengapa gadget yang satu ini lebih mahal tetapi dibekali dengan spesifikasi yang lebih buruk dari Xperia U. Dari kapasitas penyimpanan, processor sampai GPU semua lebih rendah. Hanya saja layarnya yang lebih besar. Saya tidak merekomendasikan gadget ini.

11. Sony Xperia Sola

Sony Xperia Sola | Screenshot
Spesifikasi yang hampir sama dengan Xperia U, tetapi dengan harga yang lebih mahal. Bila kamu memutuskan untuk membeli gadget ini, kamu akan mendapatkan ukuran layar yang lebih besar dan ppi yang masih standar rata-rata. Sony tampaknya tidak berani berinvestasi dengan RAM 1 GB untuk handphone mid end.

Kesimpulan: Dari ke-11 Handphone di atas saya secara pribadi menyarankan Galaxy Ace 2 jika budget kamu dibawah 3 juta. Tapi kamu harus perhatikan layarnya yang lebih kecil dari HP lain. Tidak menuntup kemungkinan bahwa terdapat HP lain dengan budget 2-3 Jt yang juga mempunyai kemampuan lebih baik, dan jika kamu mempunyai saran atau bahkan ingin bertanya silahkan beri komentar di bawah ini.
*Perbandingan didasarkan atas hasil GLBenchmark 2.5 Egypt HD Offscreen (1080p)

0 Comments:

Post a Comment