Leakey terlihat ditemani dua anjing dalmatian saat melakukan ekskavasi. Selama ini sosok Leakey memang dikenal sebagai pencinta hewan dan sering ditemani peliharaannya saat melakukan ekskavasi.
Selain itu terlihat pula gambar yang sepertinya menggambarkan penemuan jejak kaki Laetoli hominid. Ini merupakan jejak kaki yang berasal dari masa Plio-Pleistosen yang "tersimpan" dengan baik akibat debu vulkanik, dan ditemukan tahun 1978.
Dengan penanggalan berasal dari 3,6 juta tahun lalu, temuan ini menjadi bukti manusia prasejarah merupakan makhluk bipedal atau berdiri tegak dan menggunakan dua kaki. Jejak yang diketahui merupakan tapak kaki dari tiga orang itu diduga milik spesies Australopithecus afarensis.
Dilansir dari laman the Guardian, perempuan kelahiran 6 Februari 1913 dan meninggal Desember 1966 ini dikenal pertama kali berkat penemuan tengkorak Proconsul, yang merupakan spesies primata yang sudah musnah. Bahkan Proconsul dipercaya para penganut teori evolusi sebagai salah satu nenek-moyang manusia modern, dan bagian dari mata rantai evolusi.
Mary Leakey pun dikenal sebagai pribadi yang unik. Dia tidak suka dengan jalur pendidikan formal dan memilih tidak lulus ujian. Meski begitu, Leakey rutin mengikuti kelas seni dan arkeologi di University College London.
0 Comments:
Post a Comment