Blackberry sebenarnya sudah menjanjikan akan mengeluarkan
seri terbaru dari ponsel pintar yang di produksi oleh Research In Motion
tersebut. Seri terbaru tersebut diputuskan pihak RIM untuk diundur proses
peluncurannya. Dengan pengunduran waktu peluncuran tersebut akhirnya berdampak
pada penjualam Blackberry sendiri.
Dampak tersebut dirasakan juga di Indonesia. Penjualan BB di
Indonesia cenderung stagnan atau drop dari jumlah biasanya. Hal ini disebabkan
juga oleh harga ponsel bersistem operasi Android yang sebagian merk dijual
kurang dari 1 juta. Berbeda dengan ponsel Blackberry yang terkesan lebih mahal
yaitu di atas Rp. 1juta.
![]() |
| Blackberry Menurun, Android Didukung Operator Seluler |
Oleh sebab itulah berbagai operator seluler kini lebih
cenderung untuk memberikan perhatian kepada ponsel dengan sistem operasi dengan
ikon robot hijau ini. Hal ini tentu balik lagi kepada sistem harga yang
cenderung lebih murah dari Blackberry.
Mengutp dari sebuah laman di Kompas disebutkan, Menurut data
lembaga riset IDC, Android mulai menguasai pangsa pasar sistem operasi mobile di Indonesia, dengan raihan 52% sejak kuartal 2
tahun 2012. Ada lebih dari 10 produsen ponsel pintar dan tablet yang mengusung
Android.
Beberapa layanan operator seluler pun mulai memberikan
respon positif terhadap pertumbuhan ekosistem Android di Indonesia. Sebut saja
XL, Operator seluler XL Axiata, menjalin kerjasama dengan Google untuk kampanye
"XL Rumahnya Android" pada Selasa (20/11/2012). Dalam event tersebut
XL juga menggandeng beberapa produsen ponsel dengan sistem operasi Android.
Sebut saja, HTC, Samsung, Sony, Cross dan juga yang lainnya.
Selain XL, ada Telkomsel juga mulai gencar menggarap pasar
Android. Anak perusahaan Telkom ini menjalin kerjasama eksklusif dengan
Samsung, yang dianggap sebagai penguasa pasar Android di Indonesia.
Samsung sendiri memiliki 20 jenis ponsel pintar dengan
sistem operasi Android. Mulai dari kalangan mengenah ke atas hingga menengah ke
bawah. Samsung sendiri mengklaim bahwa 80% dari pengguna Android di Indonesia
menggunakan merknya sebagai merk perangkat yang dipakai oleh pengguna Android
di Indonesia.
Untuk merayu penggunanya, Telkomsel menyediakan program
promo Galaxy Plan yang terdiri dari paket Chat&Share (CNS) dan paket Full
Galaxy Plan.
Sumber
Sumber

0 Comments:
Post a Comment